Sabtu, 04 April 2020

Cetaphil si kental 'penyelamat'


Annyeong gengs !!!!

     Aku mau honest review lagi nih tentang salah satu produk yang orang-orang gak asing lagi. Yups, Cetaphil. Cetaphil yang apa ya ? Apa cik ? Hayoooooo ? Read more yah cusssssss


     Cetaphil Gentle Skin Cleanser, produk ini untuk sebagian orang gak asing ya gengs karena produk ini terkenal juga dikalangan beauty enthusiast. Cetaphil diproduksi oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perawatan kulit bernama Galderma. Cetaphil ini telah teruji secara dermatologi dan digunakan jenis kulit sensitif hingga sekarang termasuk aku gengs.


     Dibelakang kemasan terdapat petunjuk penggunaan, ingredients, expired product, dll. Dibawah nama Gentle Skin Cleanser nya itu harusnya ada sticker petunjuk penggunaan tapi maaf gengs aku cabut hehe… 

     Seperti yang terlihat di ingredients nya Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini ada 2 macam alcohol dikandungannya. Fatty alcohol ditulis sebagai cetyl alcohol, cetearyl alcohol dan masihh banyak lagi. Jenis fatty alcohol ini berbeda molekulnya dengan ethanol sehingga bukannya mengeringkan kulit tapi justru melembabkan, jadi aman untuk digunakan.
     Untuk cara penggunaannya ada 2 yaitu dengan air dan tanpa air. Dengan air, usapkan pada kulit, gosok secara lembut lalu bilas dengan air. Tanpa air, usapkan pada kulit, gosok secara lembut lalu bersihkan dengan handuk.



     Teksturnya menurut aku agak sedikit kental dan berwarna bening keputihan. Aromanya menurut aku sedikit bau obat. Sangat sedikit busa yang di hasilkan  Cetaphil Gentle Cleanser ini. Untuk kemasannya tersedia dalam ukuran 59 ml, 125 ml, 250 ml, 500 ml, dan 1 liter. Harga sekitar 60rb ke atas tergantung size. Gengs bias beli di Watsons atau di onlineshop yang lainnya.



REVIEW



     Bulan Juli 2019 aku bruntusan di jidat (seperti foto dibawah) dan aku share ke teman dan dia menyarankan untuk menggunakan Cetaphil Gentle Cleanser karena dia juga punya problem yang sama seperti aku dan alhamdulillah di dia work it.

Juli 2019

     Aku gak langsung ganti ke Cetaphil Gentle Cleanser gitu aja, aku pertimbangkan dahulu takut gak cocok dikulit aku yang sensitif banget ini dan waktu itu aku berpikir bahwa aku sudah menggunakan facewash yang sebelumnya aku pakai selama 2 tahun. Dan setelah aku pertimbangkan akhirnya aku coba Cetaphil Gentle Cleanser.

     Pertama aku merasa kurang nyaman karena aku belum terbiasa menggunakan Cetaphil Gentle Cleanser. Kurang nyamannya Cetaphil Gentle Cleanser tidak ada busanya atau bisa dibilang sedikit busanya sedangkan facewash yang sebelumnya aku pakai berlimpahkan busa. Setelah 1 minggu pemakaian Cetaphil Gentle Cleanser alhamdulillah gak ada reaksi aneh-aneh dikulit wajah dan aku merasakan si kulit kenyal. Kalau sebelumnya aku pakai facewash yang onoh setelah cuci muka itu ngerasa si kulit ketarik dan si kulit kering banget tapi ketika pakai Cetaphil Gentle Cleanser aku gak merasa ketarik dan si kulit gak kering malah melembabkan. Dan aku merasakan si kulit itu sehat dari sebelumnya.

September 2019

     Foto ini diambil pada saat bulan September 2019 bisa geng lihat si jidat mulai membaik, dan itu memang ada ‘si sayang’ (jerawat) karena sebelum pakai Cetaphil Gentle Cleanser si sayang nya mendam dan setelah menggunakan Cetaphil Gentle Cleanser si sayang nya nongol.

Februari 2020

     Aku gak terlalu ingat bruntusan hilang itu waktu tepatnya kapan yang pasti masih pada tahun 2019. Dan ini foto aku ambil dengan keadaan benar-benar sudah tidak ada bruntusan pada saat februari 2020. Aku menggunkan Cetaphil Gentle Cleanser ini gak untuk facewash aja tapi aku gunakan sebagai make up remover dengan cara Cetaphil Gentle Cleanser di usap ke wajah, di gosok dengan lembut, dan sibersihkan menggunakan kapas. Cetaphil Gentle Cleanser bias juga digunakan untuk seluruh tubuh juga lho gengs, Dan aku juga suka menggunakan Cetaphil Gentle Cleanser kepada saudara ku yang berusia 4 tahun dan 2 tahun, aman juga lho untuk balita. 

Honest review kali ini sampai disini aja gengs, next time aku review produk yang lainnya.

Disclaimer: Aku bukan lulusan dari kesehatan, dan ini aku tulis berdasarkan pengalaman yang aku alami. Dan ingat!! Yang cocok di aku belum tentu cocok dikalian.

Kamsahamnida annyeong J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar